Terkadang dunia mengherankan, sebenarnya sih lebih ke penghuni penghuninya aja. (read : manusia).
Seperti lukisan abstrak se abstrak tulisanku
Boleh sih dari luar terlihat mantap, tegas, dan meyakinkan. Tapi apa mau dikata jika itu semua hanya dari luar? berlomba lomba lah untuk perbaiki ruh ini.
aku juga aneh sih dulu milihnya ini, ngomong ke sana suka sama ini, mau komitmen sama ini tapi kok pada puncaknya aku milih itu? Dan mengingkari ini? biasa, manusia gudangnya salah. salah ngomong lah. salah menentukan pilihan. bisa jadi aku salah karena nervous? takut? hmm
Kebingunganku makin bertambah, emang sih diajarin bela pendapat tapi juga diajarin kan batas batasnya? Apa aku lupa? Sampai sampai kesalahanku dibalik bolak balik jadi kebenaran(?) apasih yang salah sama aku? kok aku gak sadar? siapa dong yang bisa nyadarin aku?
Makin ke sini aku makin terheran heran, sedikit waktu aku layaknya Pandhawa separuh waktu berubah lagi macam Kurawa. Duh, Dasaar! Aku harus percaya sama diriku!! Tapi jangan makin aneh plis aku mohon..
Yasudah makin aku jelasin makin banyak keanehanku yang terungkap. Dan pada akhirnya aku masih bertanya tanya, sebenarnya dunia makin aneh. Apa aku yang berubah? Dan sebenarnya yang harus diperbaiki sebelah mana?
masih bingungkah diriku?
Seperti lukisan abstrak se abstrak tulisanku
Boleh sih dari luar terlihat mantap, tegas, dan meyakinkan. Tapi apa mau dikata jika itu semua hanya dari luar? berlomba lomba lah untuk perbaiki ruh ini.
aku juga aneh sih dulu milihnya ini, ngomong ke sana suka sama ini, mau komitmen sama ini tapi kok pada puncaknya aku milih itu? Dan mengingkari ini? biasa, manusia gudangnya salah. salah ngomong lah. salah menentukan pilihan. bisa jadi aku salah karena nervous? takut? hmm
Kebingunganku makin bertambah, emang sih diajarin bela pendapat tapi juga diajarin kan batas batasnya? Apa aku lupa? Sampai sampai kesalahanku dibalik bolak balik jadi kebenaran(?) apasih yang salah sama aku? kok aku gak sadar? siapa dong yang bisa nyadarin aku?
Makin ke sini aku makin terheran heran, sedikit waktu aku layaknya Pandhawa separuh waktu berubah lagi macam Kurawa. Duh, Dasaar! Aku harus percaya sama diriku!! Tapi jangan makin aneh plis aku mohon..
Yasudah makin aku jelasin makin banyak keanehanku yang terungkap. Dan pada akhirnya aku masih bertanya tanya, sebenarnya dunia makin aneh. Apa aku yang berubah? Dan sebenarnya yang harus diperbaiki sebelah mana?
masih bingungkah diriku?
Komentar
Posting Komentar